
MALANG, 17 Juni 2026 – Dalam upaya merespons dinamika komunikasi digital dan mendekatkan diri dengan generasi muda, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menyelenggarakan kegiatan Sharing Session Media Sosial yang interaktif dan edukatif. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (17/06/2026) ini dihadiri secara antusias oleh fungsionaris Senat Mahasiswa FEB serta pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dari tiga program studi di FEB, yakni Manajemen, Akuntansi , dan Pendidikan Ekonomi.
Mengangkat tema besar “Digital Upgrade: Open Your Mind, Master Your Content“, kegiatan ini menghadirkan narasumber internal FEB Unikama, Widia Ika Sri Rahmawati, S.E. Dalam pemaparannya, Widia menekankan pentingnya organisasi mahasiswa di lingkungan FEB untuk melek digital dan adaptif terhadap tren konten modern guna memaksimalkan fungsi media sosial sebagai sarana informasi, edukasi, sekaligus penunjang promosi kampus.
Mengubah Paradigma: Dari “Mading Digital” Menjadi “Digital Community”
Salah satu poin krusial yang dibahas dalam sesi pertama (Open Your Mind) adalah pergeseran paradigma pengelolaan akun media sosial organisasi kampus. Widia menyoroti bahwa banyak akun organisasi mahasiswa saat ini terjebak menjadi “Mading Digital”—hanya mengunggah pamflet acara formal dengan tulisan panjang yang kurang menarik minat audiens.
“Kita harus bergeser dari sekadar memberi tahu (informing) secara kaku, menjadi membangun hubungan (engaging) dengan audiens. Organisasi kampus membutuhkan branding yang kuat untuk menarik minat calon mahasiswa baru, memamerkan portofolio kolektif yang profesional, dan mengadvokasikan isu mahasiswa dengan bahasa yang lebih santai dan mudah diterima,” jelas Widia.
Ia juga membagikan mindset shift penting bagi para pengelola konten: “Jangan buat konten tentang apa yang ingin kamu bicarakan, tapi buatlah konten tentang apa yang audiensmu ingin dengarkan.”
Strategi Formula 4E dan Anatomi Konten Viral
Masuk ke sesi kedua (Upgrading Skills), peserta dibekali dengan alat taktis berupa Matriks Formula 4E agar penyusunan konten tidak monoton, yang meliputi:
- Educate (Edukasi): Memberikan tips bermanfaat, seperti cara lulus tepat waktu atau prosedur administrasi kampus.
- Entertain (Hiburan): Memanfaatkan humor relevan, seperti video POV (Point of View) suasana kelas siang hari menggunakan audio yang sedang viral.
- Engage (Interaksi): Mengajak audiens berdiskusi lewat fitur interaktif, misalnya fitur Q&A di Instagram Story seputar tempat magang.
- Empathize (Empati): Mengangkat keresahan bersama, contohnya tips mengatasi burnout bagi mahasiswa aktif organisasi (“kura-kura”).
Peserta juga dibimbing memahami anatomi video pendek yang sukses menarik perhatian dalam 3 detik pertama (The Hook), diikuti dengan informasi yang padat dan dinamis (The Hold), serta ditutup dengan ajakan bertindak yang jelas (Call to Action/CTA). Pemanfaatan alat bantu berbasis kecerdasan buatan (AI) dan platform desain seperti Canva, Gemini AI, Luma AI, Fotor, dan Freepik turut diperkenalkan sebagai solusi efisiensi produksi konten.
Sinergi Konten untuk Gencarkan Promosi PMB dan RPL
Selain teori pembuatan konten kreatif, sharing session ini juga menjadi wadah konsolidasi bagi mahasiswa untuk aktif mensosialisasikan program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) FEB Unikama. Mahasiswa diajak memproduksi konten-konten segar (freshing content) yang menyoroti fasilitas kampus, profil lulusan, keunggulan prodi, akreditasi, hingga testimoni jujur mengenai alasan kuliah di FEB Unikama.
Saat ini, FEB Unikama tengah gencar mempromosikan PMB Jalur Prestasi Tahap III (15 Juni – 17 Juli 2026) dengan tawaran beasiswa DPP hingga 100%, serta sosialisasi jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi mereka yang ingin menempuh kuliah singkat dengan konversi pengalaman kerja.
Di akhir sesi, Widia menyampaikan tiga aturan emas (Golden Rules) dalam mengelola media sosial: konsistensi lebih penting daripada kesempurnaan (consistency > perfection), jangan takut mencoba tren yang etis, dan selalu evaluasi performa melalui fitur analisis data (Insights).
Melalui kegiatan sharing session ini, diharapkan seluruh organisasi mahasiswa di lingkungan FEB Unikama mampu meluncurkan konten-konten kreatif yang berdampak luas, sekaligus menjadi corong utama dalam meningkatkan daya tarik PMB FEB Unikama secara organik dan interaktif di dunia digital.
